Jumat, 09 April 2021

Rumus Formula Excel OFFSET dan Contohnya

Formula Excel OFFSET merupakan sebuah fungsi yang diaplikasikan guna membentuk sebuah referensi sel menjadi range sel. Dalam hal ini, proses identifikasi didasarkan pada jumlah keseluruhan dari baris dan kolom yang terdapat dalam satu titik acuan. Nah, titik acuan tersebut merupakan pergeseran dari sel reference.

Secara umum, formula Excel OFFSET banyak diaplikasikan dalam berbagai perhitungan data, terutama perhitungan dalam jumlah yang banyak. Oleh karenanya, ketika data bertambah ataupun berkurang, apa yang perlu dilakukan hanyalah mengubah formula ukuran dari OFFSET tersebut guna melakukan perhitungan baru yang lebih detail.

Perlu diketahui, fundamental OFFSET memakai sumbu garis dari bilangan khusus dimana bisa digambarkan pada sistematika penulisan detail formula OFFSET. Adapun detail sistematika formula Excel OFFSET tersebut akan dibahas di beberapa poin berikut.

Sistematika Penulisan Formula Excel OFFSET

Untuk menggunakan formula Excel OFFSET, terdapat sistematika detail yang harus digunakan, yaitu:

=OFFSET(reference, rows, cols, [height], [width])

Dengan keterangan:

  • Reference merupakan detail dari sebuah range atau sel yang hendak dijadikan titik utama dari penggunaan formula OFFSET.
  • Rows merupakan pergeseran yang terjadi pada baris sel reference. Apabila detail angka adalah positif, maka pergeseran titik menuju ke bawah. Di sisi lain apabila angka pergeseran negatif, maka pergeseran titik menuju ke atas. Selain itu, jika angka yang muncul adalah 0, maka artinya tidak ada pergeseran yang terjadi.
  • Cols merupakan pergeseran yang terjadi pada kolom sel reference. Dalam hal ini, jika angka yang terlihat positif, maka pergeseran menuju ke titik sebelah kanan. Apabila angka yang terlihat negatif, maka pergeseran terjadi menuju ke titik sebelah kiri. Namun, apabila angka yang muncul adalah 0, maka artinya tidak terjadi pergeseran.
  • [height] dan [width] merupakan detail dari ukuran range yang akan terbentuk. Dalam hal ini, secara detail [height] adalah banyaknya baris pada range, sedangkan [width] adalah banyaknya kolom pada range.

Sebagai tambahan, dalam penulisan formula rumus Excel OFFSET, penting untuk menyesuaikan penggunaan tanda koma dan semicolon. Hal ini dikarenakan keduanya harus disesuaikan dengan versi dari Microsoft Excel yang digunakan serta konfigurasi bahasa dari komputer yang digunakan.

Dasar Titik Acuan Pada Excel OFFSET

Titik acuan menjadi hal yang penting dalam rumus Excel OFFSET. Sebagaimana disinggung di awal, ada beberapa posisi pergeseran sebagai dasar dari referensi yang akan digunakan.

Nah, ilustrasi pergeseran referensi guna menjadi titik acuan dengan C7 sebagai dasar dari sel reference di bawah ini bisa menjadi contoh untuk dipelajari. Simak gambar di bawah ini:

Dari gambar di atas, bisa dilihat bahwa titik C7 menjadi pusat dari detail sumbu (0,0). Selain itu, ada rows yang berfungsi sebagai titik pergeseran baris serta cols sebagai detail dari titik pergeseran kolom.

Sebagai contoh, misalnya akan diambil sel biru dari gambar di atas yang memiliki isi teks “contoh”. Untuk langkah ini, ilustrasi yang bisa dipelajari adalah:


Nah, dari kasus di atas, maka formula yang bisa digunakan untuk mendapatkan hasil adalah

=OFFSET(C7,4,1)

Ukuran Range OFFSET

Hal lain yang penting untuk disimak pada rumus ini adalah ukuran range OFFSET. Perlu diketahui, fungsi OFFSET akan membentuk range dengan ukuran [height] x [width], dengan keterangan [height] dihitung mulai dari titik acuan ke arah bawah, sementara [width] dihitung mulai dari titik acuan ke kanan.

Coba lihat ilustrasi di bawah ini:

  • Untuk menghitung range hijau yang berukuran 4x1 dengan pergeseran 2, -1 maka berlaku rumus =SUM(OFFSET(C7,2,-1,4,1))
  • Untuk menghitung range kuning yang berukuran 3x2 degan pergeseran -3,2 maka berlaku rumus =SUM(OFFSET(C7,-3,2,3,2))

Bagaimana, sudah paham sistematika formula OFFSET Excel? Anda bisa coba mempraktikkan cara di atas, dan lihat hasilnya.

Previous Post
Next Post

0 komentar: