Rabu, 07 April 2021

Jenis Pesan Error & Cara Penggunaan Rumus IFERROR Dalam Excel

IFERROR merupakan salah satu rumus Excel yang berfungsi untuk mengecek jika terjadi error atau kesalahan dari hasil eksekusi sebuah rumus pada Microsoft Excel. 

Jika terjadi error, maka fungsi ini akan menampilkan pesan error seperti #VALUE, #DIV/0, #N/A dan lain-lain. Anda dapat menggunakan fungsi IFERROR untuk mengganti atau menghilangkan pesan error tersebut.

Jenis Pesan Error Excel & Contohnya

1. #DIV/0 = Dibagi oleh angka nol

Artinya, pesan error ini akan muncul karena adanya operasi matematika pembagian dalam sebuah formula, dengan menggunakan pembagi 0 (nol). 

Sebagaimana yang Anda ketahui, bahwa sebuah angka atau nilai tertentu jika dibagi dengan 0 maka hasilnya adalah unlimited atau tak terhingga. 

2. #N/V = No value available

Artinya, rumus tidak menemukan nilai atau menghasilkan nilai yang tidak ada. Hal ini disebabkan tidak tersedianya sel yang Anda cari pada tabel lookup. 

Keadaan ini dijumpai ketika penggunaan fungsi VLOOKUP, dimana nilai lookup atau lookup_value yang dipakai tidak memenuhi sel-sel referensi yang terdapat pada tabel LOOKUP. 

3. #NAME? = Formula tidak ditemukan

Artinya, rumus Excel tidak mengenali nama tabel, nama fungsi atau defined name. Hal ini terjadi karena kesalahan ketik formula. Untuk mengatasinya Anda dapat memeriksa kembali format formula yang dimasukkan. 

Misalnya seperti, defined name DATA3 belum dibuat, hal ini membuat Excel tidak mengenali nama fungsi DATA3 tersebut. Contoh lain salah penulisan rumus, yang harusnya =SUM tetapi justru =SUN, kesalahan penulisan ini akan memunculkan pesan error #NAME?. 

4. #NULL! = Kesalahan alamat sel

Artinya, Cell Range atau rentang sel yang dimasukkan dalam rumus Excel tidak sesuai dengan rentang sel yang benar. 

Misalnya penulisan rumus =SUM(A2;BA) akan menghasilkan pesan error #NULL!, karena Excel tidak bisa mengenali rentang sel A2;BA, yang seharusnya tertulis =SUM(A2:B4). Contoh lain adalah kesalahan penulisan alamat sel: =A1+B1 C2, adanya spasi tersebut juga dapat menyebabkan terjadinya error. 

5. #NUM! = Penulisan angka yang salah dalam sebuah formula

Artinya, rumus Excel akan menghasilkan nilai yang tidak valid. Hal ini karena dalam suatu formula terdapat penggunaan invalid number. 

Misalnya kita ingin menjumlahkan angka dengan rumus (=B2+C2) dimana salah satu atau kedua sel tersebut berisi teks (lima) - bukan angka (5), maka hasilnya tentu saja error #VALUE. Contoh error ini juga sering terjadi pada perhitungan tanggal menggunakan rumus DATE. 

6. #REF! = Referensi salah

Artinya, rumus Excel menggunakan referensi sel yang salah atau tidak valid. Error ini terjadi karena referensi sel sudah dihapus, jadi formula dengan sel tersebut tidak bisa dieksekusi dengan baik. 

Misalnya nilai Total Rapor Kelas X diperoleh dari nilai TUGAS HARIAN + KUIS + UTS + UAS kemudian secara tidak sengaja kolom nilai TUGAS HARIAN terhapus (tetapi rumus tetap sama, melibatkan kolom TUGAS HARIAN), maka Excel menghasilkan pesan error #REF!

7. #VALUE! = Tipe data salah dalam sebuah formula

Artinya, error yang muncul akibat dari penggunaan tipe dara yang salah dalam sebuah formula. Contohnya adalah penggunaan teks pada formula operasi matematika. 

Cara Menggunakan Rumus IFERROR

Sistematika rumus IFERROR pada Excel adalah sebagai berikut:

=IFERROR(value, value_if_error) 

  • Syntax IFERROR mengevaluasi dengan menggunakan sistematika rumus Excel di atas. 
  • value merupakan formula yang dievaluasi. 
  • value_if_error merupakan hasil atau output yang dipakai jika formula value error. Jenis value_if_error yang bisa digunakan:
    • Formula alternatif sebagai penggantinya
    • Output berupa teks atau pesan peringatan di dalam tanda "petik".

Bagaimana, ada kesulitan dengan penggunaan rumus IFERROR? Kenali dahulu penyebabnya dan Anda bisa menerapkan rumus tersebut pada sel Excel yang dibutuhkan.

Previous Post
Next Post

0 komentar: