Sabtu, 10 April 2021

Jenis Histogram dan Cara Membuat Histogram di Excel

Apakah Anda pernah mendengar tentang histogram sebagai salah satu fitur yang tersedia di Microsoft Excel? Perlu diketahui, histogram merupakan salah satu fitur chart yang ada di Excel. Secara fungsi, fitur ini bisa digunakan untuk menampilkan detail visual dari grafik batang atau column yang menampilkan frekuensi detail data dengan distribusi tertentu.

Ada perbedaan yang cukup signifikan terkait histogram pada Microsoft Excel 2007, 2010, 2013 dan 2016. Dari perbedaan ini, pengguna Microsoft Excel 2016 sedikit dimanjakan, karena Anda bisa membuat histogram dengan lebih mudah, terutama dalam menentukan angka bin. Meskipun demikian, bukan berarti histogram di software Microsoft Excel sebelumnya sudah tidak relevan lagi untuk digunakan. 

Jenis Histogram di Microsoft Excel

Secara singkat, ada dua jenis histogram yang bisa dibuat menggunakan Microsoft Excel. Adapun jenis histogram yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. Histogram : digunakan untuk menampilkan detail distribusi data yang didasarkan pada angka bin.
  2. Pareto : digunakan untuk menampilkan detail distribusi data serta menampilkan garis yang akan merepresentasikan tingkat perubahan yang terjadi pada sebaran data antar distribusi. 

Cara Membuat Histogram di Microsoft Excel

Sebenarnya, tidak ada langkah yang cenderung rumit ketika hendak membuat histogram menggunakan Microsoft Excel. Hanya saja, dikarenakan kurang familiar, maka cukup banyak pengguna Excel yang belum mengetahui cara untuk membuat histogram ini.

Pada kesempatan ini akan dibahas tentang cara membuat histogram menggunakan Microsoft Excel dengan ilustrasi nilai ujian dari 10 mahasiswa. Adapun data yang digunakan sebagai acuan pembuatan histogram adalah sebagai berikut: 

Jenis Histogram dan Cara Membuat Histogram di Excel

Dengan data di atas, langkah yang harus dilakukan untuk membuat histogram adalah sebagai berikut:

  1. Blok range data yang akan digunakan untuk membuat histogram.
  2. Klik tombol ikon statistic chart yang terdapat dalam pilihan menu ribbon insert di sebelah atas layar.
  3. Memilih jenis grafik yang akan digunakan untuk membuat detail visual dari data di atas. Dalam hal ini, Anda bisa memilih dua jenis histogram yang sudah dibahas sebelumnya.
  4. Setelah itu, beri nama pada histogram yang sudah dibuat. Cara untuk memberikan nama adalah dengan klik opsi chart title. 
  5. Selesai.

Jika dilihat, cara membuat histogram cenderung cukup sederhana dan mudah. Anda nanti mungkin hanya perlu untuk mengubah ukuran histogram demi meningkatkan readability dari data yang disajikan.

Format Axis Untuk Penentuan Distribusi Data

Jika Anda menggunakan Microsoft Excel 2016, maka terdapat perbedaan dengan Microsoft Excel 2007, 2010 dan 2013 terkait penentuan angka bin. Untuk Microsoft Excel 2016, penentuan angka bin bisa dilakukan dengan menggunakan format selection. Nantinya, Anda bisa memilih sumbu horizontal histogram.

Untuk menentukan angka bin tersebut, ada beberapa langkah mudah yang bisa dilakukan, yaitu:

1. Klik dua kali pada bagian sumbu horizontal yang terdapat pada histogram yang telah dibuat sebelumnya.

2. Jika sudah, pilih axis option.

3. Lakukan konfigurasi distribusi data. Langkah ini bisa dilakukan dengan cara mengubah opsi yang terdapat di bagian bin. Secara default, Microsoft Excel akan menggunakan konfigurasi bin otomatis.

4. Jika Anda ingin mengubah bin tersebut, ada setidaknya 4 pilihan bin, yaitu:

  • By category di mana opsi ini digunakan untuk menampilkan distribusi data yang disesuaikan dengan kategori. Contohnya. Anda menggunakan nama pemilik nilai sebagai kategori yang dipilih.
  • Automatic, di mana merupakan konfigurasi awal dari histogram yang telah dibuat.
  • Bin width, merupakan konfigurasi bin di mana ditentukan dengan interval distribusi data yang dihasilkan oleh histogram.
  • Number of bins, merupakan konfigurasi bin yang dilakukan dengan cara menentukan banyaknya distribusi data yang akan dihasilkan oleh histogram Microsoft Excel.

5. Menentukan overflow bin dan underflow bin jika diperlukan. Poin ini adalah opsional yang mungkin diperlukan. Di sini, overflow bin digunakan guna menentukan titik maksimum dari sumbu horizontal histogram. Sementara underflow bin digunakan guna menentukan titik minimum dari sumber horizontal histogram.

Demikian beberapa ulasan mengenai jenis histogram yang ada di Microsoft Excel serta bagaimana cara membuatnya. Semoga bermanfaat.

Previous Post
Next Post

0 komentar: