Sabtu, 10 April 2021

Cara Mengunci Cell Tertentu Di Excel Agar Tidak Bisa Diedit

Terkadang Anda akan berada pada kondisi ingin mengubah data pada range tertentu namun tidak pada salah satu sel yang dikehendaki. Sehingga langkah yang perlu Anda lakukan adalah memproteksi atau mengunci sebagian sel Excel, dengan begitu sel yang dikunci tidak bisa diedit namun sel lainnya tetap bisa diedit ketika proteksi sheet aktif.

For your info, pada Microsoft Excel terdapa 3 jenis tingkatan proteksi, yaitu level proteksi file, level proteksi sheet hingga level proteksi workbook. Dan kemudian terdapat satu tambahan lagi yakni level proteksi pada akses kode Macro VBA.

Ketika Anda menerapkan level proteksi sheet, maka semua file pada sheet tersebut tidak bisa diubah atau diedit tanpa Anda mengaktifkan proteksinya. Oleh karena itu, terkadang Anda butuh memproteksi hanya sebagian sel saja. Lantas bagaimana cara mengunci cell tertentu di Excel agar tidak bisa diedit? Betikut ulasan lengkapnya.

Cara Mengunci Cell Tertentu di Excel

Ketika Anda memilih untuk mengunci cell tertentu atau range tertentu worksheet, itu berarti Anda masih bisa mengubah atau mengedit apapun pada sheet kecuali sel atau range yang terproteksi. Untuk lebih jelasnya, perhatikan sheet di bawah ini.

 

A

B

C

D

E

F

G

1

No

Nama

Alamat

Tempat, Tanggal Lahir

Jumlah Saudara

Ayah

Ibu

2

 

 

 

 

 

 

 

3

 

 

 

 

 

 

 

4

 

 

 

 

 

 

 

5

 

 

 

 

 

 

 

6

 

 

 

 

 

 

 

7

 

 

 

 

 

 

 

8

 

 

 

 

 

 

 

9

 

 

 

 

 

 

 

10

 

 

 

 

 

 

 

11

 

 

 

 

 

 

 

12

 

 

 

 

 

 

 

13

 

 

 

 

 

 

 

14

 

 

 

 

 

 

 


Pada contoh di atas, akan diproteksi atau dikunci pada range A1:G1 agar tidak bisa diedit atau diubah isi datanya oleh user. Akan tetapi user tetap bisa mengubah data pada sel A2 sampai G11. Adapun hal-hal yang perlu Anda ketahui dan terapkan adalah:

Me-non Aktifkan Proteksi Cell

Secara default, seluruh cell akan terkunci ketika Anda mengaktifkan proteksi sheet. Sehingga langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah menonaktifkan proteksi pada cell. Caranya yaitu:

  1. Blok atau sorot semua sel yang ada pada sheet tersebut. Anda dapat melakukannya dengan shortcut Ctrl + A atau dengan klik icon segitiga pada pojok kiri atas sheet.
  2. Pada sheet yang telah terblok, klik kanan lalu pilih menu Format Cells.
  3. Kemudian akan terbuka dialog Format Cells, pada dialog ini aktifkan Tab Protection.
  4. Pada grup Protection, hilangkan centang pada kotak Locked.
  5. Jika sudah klik OK untuk menutup jendela Format Cells.

Selain cara di atas, Anda juga dapat melakukan me-non aktifkan protecion melalui ribbon Home. Caranya juga cukup mudah, yaitu:

  1. Blok sheet dengan menekan tombol keyboard Ctrl + A atau klik icon segittiga pada pojok kiri atas sheet. 
  2. Selanjutnya pilih Grup Cell pada ribbon Home dan pilih Format.
  3. Setelah itu Anda akan menjumpai cukup banyak pilihan, klik Lock Cell.

Mengunci Sebagian Cell di Excel

Setelah berhasil me-non aktifkan protection pada sheet, langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah mengunci sebagian cell atau range yang Anda butuhkan dengan mengaktifkan pengaturan lock cell. Sebagai contoh, Anda akan mengunci range A1:G1.

Cara mengunci sebagian cell di Excel yaitu:

  1. Blok range A1:G1. 
  2. Pada salah stau cell yang telah di blok, klik kanan lalu pilih Format Cells.
  3. Kemudian akan muncul kotak dialog Format Cells, aktifkan Tab Protection.
  4. Pada Tab Protection cek list atau centang pada kotak Locked.
  5. Jika sudah, klik OK dan protection pada range A1:G1 telah berhasil diaktifkan atau dikunci.

Cara Mengaktifkan Proteksi Sheet

Jika sebelumnya Anda telah mengunci sebagian cell atau range yang dibutuhkan, Anda juga dapat mengaktifkan proteksi sheet. Langkah-langkah yang harus Anda terapkan untuk mengunci sheet yaitu:

1. Buka Ribbon Review pada Excel,.

2. Selanjutnya pada group Changes pilih menu Protect Sheet.

3. Akan muncul kotak dialog Protec Sheet, ceklist pada opsi Protect worksheet and content of locked cells.

4. Pilih opsi apa saja yang Anda ijinkan pada Allow all users of this worksheet to: adapun fungsi dari opsi-opsinya yaitu:

Opsi

Mengijinkan Anda untuk

Select locked cells

Menyeleksi, memilih dan mengaktifkan sel-sel yang terkunci. Secara default

Select unlocked cells

Menyeleksi, memilih dan mengaktifkan sel yang tidak terkunci. Secara default Anda diijinkan untuk memilih sel yang tidak terkunci serta bisa menggunakan tombol TAB guna berpindah antar sel yang tidak terkunci di worksheet yang telah terproteksi.

Format cells

Mengubah Format Cell atau Conditional Formatting terhadap sel yang dikunci.

Format Columns

Diijinkan untuk menggunakan semua perintah column (kolom).

Format rows

Diijinkan untuk menggunakan semua perintah row (pemformatan baris).

Insert columns

Anda diijinkan untuk menyisipkan kolom.

Insert rows

Anda diijinkan untuk menyisipkan baris.

Insert hyperlinks

Anda diijinkan untuk menyisipkan hyperlink meskipun di dalam sel yang telah terkunci.

Delete columns

Menghapus kolom.

Delete rows

Menghapus baris.

Sort

Menggunakan setiap perintah mengurutkan data.

Use Autofilter

Anda diijinkan untuk menggunakan fitur filter untuk cell atau range ketika AutoFilter aktif.

Use PivotTable reports

Mengubah layout, memformat, me-refresh laporan PivotTable juga membuat PivotTable baru.

Edit objects

Membuat perubahan objek grafik seperti maps, charts, text boxe, shape dan semua control yang tidak dibuka kuncinya sebelum Anda mengunci lebar kerja. Membuat perubahan chart dan pemformatan, mengedit atau menambahkan komentar.

Edit scenarios

Menampilkan skenario yang disembunyikan, membuat perubahan skenario.

5. Setelah menentukkan pilihan yang Anda ijinkan, kemudian masukkan password yang akan digunakan untuk membuka proteksi sheet.

6. Klik OK.

Cara mengunci atau memproteksi sel tertentu pada Excel sangat mudah dan berguna bagi pengguan ketika harus mengedit data penting pada sel. 

Previous Post
Next Post

0 komentar: