Sabtu, 10 April 2021

Cara Menggunakan Fungsi TIME pada Excel dan Contohnya

Microsoft Excel memiliki begitu banyak fungsi, seperti fungsi logika dan juga fungsi waktu atau TIME. Fungsi TIME merupakan fungsi yang berfungsi untuk menghitung nilai desimal suatu waktu, yang terdiri atas detik, menit dan juga jam. Fungsi TIME menghasilkan output berupa nilai numerik dengan nomor seri 0 sampai 0,99988426.

Pada umumnya, fungsi TIME akan memformat hasil menjadi bentuk TIME. Fungsi ini juga digunakan untuk manipulasi data waktu, sehingga bisa digabungkan bersama dengan fungsi yang lain. Seperti fungsi logika hingga penggunaan pada pemrograman Visual Basic.

Nomor Seri Fungsi TIME pada Excel

Fungsi-fungsi tanggal pada Excel selalu menghasilkan nomor seri yang merupakan data numerik standar Ms Excel. Nomor seri tersebut digunakan Microsoft Excel untuk operasi perhitungan logika, aritmatika bahkan pemrograman Visual Basic. Urutan nomor seri sesuai dengan tanggal dimulai, yakni tanggal 1 Januari 1900 dengan interval 1 hari:

1-Jan-1900 memiliki nomor seri 1.

2-Jan-1900 memiliki nomor seri 2.

3-Jan-1900 memiliki nomor seri 3.

…….

31-Jan-2019 memiliki nomor seri 43496, dan begitu seterusnya.

Sementara nomor seri yang ada dalam fungsi TIME akan membagi interval 1 hari menjadi 24 jam, atau 0,416666…. Per jam atau 0.00069444 … per detik. Oleh sebab itu, angka yang dihasilkan dari fungsi TIME adalah 0 smapai 0,999888426. Contohnya:

00:00= 0

00:01= 0,000069444…

01:00= 0,41666….

23:00= 0,958333…

Serial number tersebut dapat Anda lihat menggunakan format General yang ada pada Ribbon Home Excel. Sebagai contoh, data 1:01:40 AM dalam format waktu kemudian diubah menjadi format General maka akan berubah menjadi 0,042824074.

Cara Menggunakan Fungsi TIME pada Excel

Fungsi TIME memiliki sistematika yang cukup sederhana dan mudah diterapkan, adapun sintaks fungsi TIME pada Excel yaitu:

=TIME(hour, minute, second)

Keterangan:

1. Hour 

merupakan argumen jam yang bisa diisi menggunakan angka 0 hingga 32767. Jika angka pada argumen hour melebihi 23, maka Ms Excel akan mengubah nilainya dengan membagi 24 serta hanya menggunakan nilai desimal. Misalnya:

=TIME(29, 0, 0)

Maka akan diberikan hasil dengan format TIME sebagai jam 05:00 AM atau menggunakan serial number 0,208333 yang didapat dari 29/24 – nilai bulat = 1.20833 - 1 = 0,208333….

2. Minute 

merupakan argumen menit yang bisa diisi dengan angka 0 sampai 32767. Jika angka yang digunakan pada argumen Minute melebihi 59, maka Microsoft Excel akan mengubahnya menjadi nilai jam serta menit. Misalnya:

=TIME(0, 150, 0)

Rumus tersebut akan sama dengan rumus:

=TIME(2, 30, 0)

Kemudian akan diberikan hasil dengan format TIME sebagai pukul 02:30 atau dalam bentuk serial number 0.104166667.

3. Second 

merupakan argumen detik yang bisa diisi menggunakan angka 0 sampai 32767. Jika angka yang dimasukkan pada argumen Second lebih dari 59, maka Ms Excel akan mengubahnya menjadi nilai jam, menit serta detik. Misalnya:

=TIME(0, 0, 3850)

Rumus tersebut akan sama dengan rumus:

=TIME(1, 4, 10)

Selanjutnya akan diberikan hasil atau output berupa format TIME sebagai pukul 01:04:10 atau berupa serial number 0.044560185.

Note:

Penggunaan koma (,) dan semicolon (;) pada FORMULA harus disesuaikan dengan konfigurasi bahasa serta versi Microsoft Excel pada komputer Anda.

Contoh Penggunaan Fungsi TIME

Sebagai contoh Anda akan mendefinisikan waktu 14:52:11, maka rumus yang digunakan adalah:

=TIME(14,52,11)

Sehingga hasil yang akan diberikan oleh Ms Excel adalah

 

A

B

1

2:52 PM

 

2

 

 

Anda dapat mengaturnya ke dalam format General maupun Time.

Dalam format General akan menjadi serial number 0.619572. Sementara dalam format Time akan ditampilkan secara lengkap, yaitu 2:52:11 PM.

Fungsi TIME pada Excel digunakan untuk mendifinisikan satuan waktu baik itu berupa jam, menit maupun detik. Hasil yang dikeluarkan akan berupa format waktu, namun selanjutnya Anda dapat mengonversinya ke dalam format General untuk melihat serial number yang diberikan. 

Previous Post
Next Post

0 komentar: