Kamis, 17 September 2020

Dari SMK, SUKSES BERSAMA. Berbuat Nyata untuk Indonesia

Melalui Tulisan ini, saya akan membagikan pengamalan saya menerapkan Project Based Learning di SMK Negeri 1 Kudus, Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran.

 

AWAL MULA

 


Sumber Foto : Youtube Kemendikbud

 

18 Juli 2020 Melalui Webinar MPLS SMK Online, Bapak Wikan Sakarinto, Ph.D Pernah mengatakan “SMK sebagai salah satu pendidikan VOKASI tingkat menengah wajib melakukan Kawin Massal / Nikah Massal dengan IDUKA (Industri Dunia Usaha dan Dunia Kerja)”

 

Kemudian, dilanjutkan lagi pada Seri Kegiatan Webinar Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 tanggal 28 Agustus 2020. Pada Episode Webinar 9 “Tetap Produktif di Masa Penuh Tantangan, Vokasi Kuat Menguatkan Indonesia”. Bapak Wikan juga mengatakan bahwa :

“SMK dan VOKASI yang dipelajari itu ya, yang digunakan dalam Dunia Nyata dan Dunia Kerja. Salah satu yang bisa dilakukan untuk Link and Match selama Pandemi adalah dengan menggunakan Pembelajaran Project Based Learning”.

 

Menginspirasi saya, Ridlo Fadlli, S.T untuk merumuskan sistem project untuk Mata Pelajaran Bisnis Online di SMK Negeri 1 Kudus. Bisnis Online di Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) memiliki Kompetensi Dasar untuk Membentuk Siswa yang mengerti dan bisa menjalankan Bisnis Online baik Sebagai Tenaga Kerja (Proffesional) dan Wirausaha (Entrepreneur). Mulai dari membuat Marketing Strategy, Melaksanakan hingga membuat Laporan mengenai Marketing Strategy yang dijalankan.

 

BISNIS OFFLINE GO ONLINE PROJECT

Project ini bertujuan untuk membimbing siswa untuk mengetahui bagaimana caranya membuat strategi marketing dengan membawa Bisnis konvensional (Offline) agar bisa Go Online. Tentu, dengan harapan dengan adanya project ini, pemilik usaha semakin banyak customernya, semakin banyak orderannya, dan semakin banyak omsetnya. Dengan begitu, Pemilik Usaha bisa melewati masa-masa Pandemi Covid-19.

 

Project ini merupakan penerapan dari Mata Pelajaran Bisnis Online dengan menggabungkan beberapa KI & KD pada mata pelajaran tersebut. Berikut diantaranya :

 



 

INSTRUCTIONS

Dalam Project ini, siswa akan melaksanakan beberapa Tahapan yang harus dikerjakan. Semua Tahap ini tertata rapi pada sistem E-Learning SMK. Termasuk, tutorial dan penjelasan juga disampaikan melalui Webinar Online.

 

 

 

 

Berikut adalah beberapa Tahapan yang harus dilalui :

 

1.     Mencari Bisnis yang akan dijadikan Sebagai Studi Kasus


Siswa memilih salah satu bisnis offline untuk dijadikan sebagai Studi Kasus

 

2.     Mendaftarkan Bisnis ke Google My Business





Sumber Foto : Hasil Kiriman Tugas Siswa, Rusda Aulia XII BDP 2

 

 

3.     Mendesain dan Mendistribusikan Iklan Online


a. Iklan di Instagram



b. Iklan di Whatsapp



 

Sumber Foto : Hasil Submisi Siswa, Septiawan dan Adhinia (XII BDP 2)

 

4.     Melayani Customer (Customer Service)


Sumber Foto : Hasil Kiriman Siswa, Devina (XII BDP 1)

5.     Membuat Laporan Marketing Online

 


 

HASIL PROJECT

 

Hasil Performa GMB dari salah satu Siswa, yang menggunakan Studi Kasus Usaha Orang Tuanya “Mie Ayam” yang bisnisnya terdampak Covid-19. 

 

 

 

 

Setelah di Daftarkan di GMB :

 

Foto dari Munirotun Nikmah, Siswa Kelas XII BDP 2

 

Total Pengunjung dalam 1 Bulan hingga 1.110 Orang




 

Beberapa Orderan sudah masuk,

 

 

KESIMPULAN

Kerja nyata dari Siswa yang membantu meng-online-kan bisnis dari Keluarga, Saudara ataupun Tetangga mereka terbukti membantu para pemilik bisnis ini bisa lebih banyak mendatangkan calon pembeli hanya dalam beberapa bulan saja. Tentunya, jika ini bisa berlanjut maka akan semakin banyak pemilik bisnis yang terbantu untuk melewati masa-masa pandemi seperti ini. Harapannya siswa sudah memiliki portofolio, dalam berkecimpung didunia bisnis Online, sehingga setelah Lulus mereka bisa menentukan untuk menjadi Proffesional dengan bekerja sebagai marketing online atau berwirausaha dengan kemampuannya yang dipelajari selama mengerjakan project ini.



#CerdasBerkarakter, #BlogBerkarakter, #SeruBelajarKebiasaanBaru  #BahagiaBelajardiRumah

Previous Post
Next Post

1 komentar: